Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari menciptakan sejarah baru dengan menyelenggarakan wisuda perdana Fakultas Agroteknologi pada Senin, 21 April 2026. Acara yang berlangsung di Aula Utama Kampus Jl. Sultan Qaimuddin, Kendari ini berhasil melepas 134 mahasiswa yang telah menyelesaikan program studi Sarjana Agroteknologi dan Diploma Tiga Agribisnis.
Momen istimewa ini menandai pencapaian signifikan bagi institusi pendidikan tinggi swasta yang telah berdiri sejak 2015. Kehadiran para wisudawan, keluarga, dosen, dan pejabat kampus menciptakan suasana meriah sekaligus penuh makna. Para lulusan yang berjalan melewati jenjang wisuda membawa harapan besar untuk turut berkontribusi dalam pembangunan sektor pertanian di Sulawesi Tenggara dan Indonesia secara umum.
Dekan Fakultas Agroteknologi, Prof. Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Agr., menjelaskan bahwa kelulusan gelombang pertama ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak. “Kami sangat bangga melihat 134 mahasiswa berhasil menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik. Mereka telah melalui proses pembelajaran yang komprehensif, mulai dari teori hingga praktik lapangan yang intensif,” ujar Prof. Bambang pada saat pembukaan acara wisuda, Senin pagi itu.
Angkatan pertama ini terdiri dari 98 mahasiswa Program Studi Sarjana Agroteknologi dan 36 mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Agribisnis. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Sulawesi Tenggara, Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Keberagaman asal mahasiswa ini mencerminkan daya tarik Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan pertanian terkemuka di kawasan timur Indonesia.
Proses pendidikan selama empat tahun untuk program sarjana dan tiga tahun untuk program diploma telah mempersiapkan para lulusan dengan kompetensi yang relevan. Kurikulum yang dirancang sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) mencakup pembelajaran tentang budidaya tanaman, manajemen sumber daya lahan, teknologi pertanian modern, dan pengembangan agribisnis. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman praktik lapangan di berbagai lokasi pertanian strategis di Sulawesi Tenggara.
“Pembelajaran kami tidak hanya berfokus pada aspek teknis pertanian, tetapi juga pada entrepreneurship dan kepemimpinan. Kami ingin lulusan kami tidak hanya menjadi petani atau teknisi pertanian, tetapi juga inovator yang dapat menciptakan lapangan kerja baru,” ungkap Dr. Ir. Siti Nurhaliza, Sekretaris Fakultas Agroteknologi.
Dalam acara wisuda tersebut, lima mahasiswa meraih penghargaan akademik atas prestasi mereka selama menempuh pendidikan. Mereka yang mendapatkan predikat Cum Laude berjumlah 12 orang, Sangat Memuaskan 87 orang, dan Memuaskan 35 orang. Prestasi akademik ini menunjukkan komitmen para mahasiswa dalam mendalami ilmu agroteknologi.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muh. Ali Mahmud, M.Pd., memberikan sambutan yang inspiratif. Beliau menekankan pentingnya peran lulusan Agroteknologi dalam menjawab tantangan ketahanan pangan nasional. “Indonesia memiliki potensi pertanian yang luar biasa, tetapi membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Para lulusan kami diharapkan mampu membawa inovasi dan teknologi pertanian terkini ke daerah-daerah,” kata Rektor Ali Mahmud.
Lebih lanjut, Rektor menambahkan bahwa universitas akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. “Kami berkomitmen untuk menjadi pusat pembelajaran agroteknologi terdepan di wilayah Indonesia Timur. Untuk itu, kami akan terus memperkuat sarana dan prasarana, meningkatkan kualifikasi dosen, dan memperluas jaringan kerjasama dengan institusi penelitian dan industri pertanian,” jelasnya.
Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, Drs. Hasan Basri, M.Si., menjelaskan bahwa universitas telah mempersiapkan para lulusan tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan soft skills yang dibutuhkan di dunia kerja. “Kami melakukan berbagai kegiatan pengembangan diri seperti seminar, workshop, dan pelatihan komunikasi untuk memastikan bahwa lulusan kami siap menghadapi tantangan profesional,” ujarnya.
Salah satu wisudawan yang meraih predikat Cum Laude, Sinta Wulandari dari Program Studi Sarjana Agroteknologi, mengungkapkan perasaannya yang campur aduk. “Saya sangat bersyukur telah menyelesaikan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari. Selama empat tahun, saya belajar banyak tentang teknologi pertanian modern dan bagaimana mengelola usaha pertanian dengan efisien. Sekarang saya akan melanjutkan mimpi saya untuk memulai usaha pertanian organik di daerah asal saya di Sulawesi Tenggara,” katanya sambil tersenyum.
Wisudawan lainnya, Budi Santoso dari Program Studi Diploma Tiga Agribisnis, memiliki rencana berbeda. Dia berencana melamar posisi manajer agribisnis di salah satu perusahaan pertanian multinasional yang sudah menghubunginya. “Pendidikan di sini benar-benar praktis dan sesuai dengan kebutuhan industri. Kami diajarkan tidak hanya teori, tetapi juga bagaimana mengelola bisnis pertanian yang menguntungkan,” tuturnya.
Dampak wisuda perdana Fakultas Agroteknologi ini sangat signifikan bagi pengembangan institusi pendidikan. Pertama, wisuda ini membuktikan bahwa program studi yang ditawarkan telah mencapai standar kualitas yang ditetapkan. Kedua, lulusan pertama ini akan menjadi duta baik universitas di masyarakat luas. Ketiga, keberhasilan ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas Universitas Muhammadiyah Kendari.
Dari perspektif pembangunan daerah, lulusan Fakultas Agroteknologi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata. Sulawesi Tenggara memiliki potensi pertanian yang besar, terutama dalam produksi kakao, kelapa, dan padi. Dengan keahlian yang telah diperoleh, para lulusan dapat membantu petani lokal meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian mereka.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara, Ir. Muhammad Zainal, M.Sc., yang hadir dalam acara wisuda, menghargai upaya universitas. “Kami sangat membutuhkan tenaga profesional di bidang pertanian. Lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari ini akan menjadi aset berharga bagi pengembangan sektor pertanian di Sulawesi Tenggara,” katanya.
Universitas Muhammadiyah Kendari juga telah mempersiapkan berbagai program pendukung untuk alumni, termasuk program penempatan kerja dan inkubasi bisnis. Career center universitas aktif menghubungkan lulusan dengan perusahaan-perusahaan yang mencari tenaga kerja bidang pertanian. Sementara itu, untuk lulusan yang berminat berwiraswasta, universitas menyediakan program inkubasi bisnis dengan pendampingan dari para dosen dan praktisi industri.
Perjalanan pendidikan para wisudawan telah melalui berbagai tantangan dan pembelajaran berharga. Mereka telah menjalani kurikulum yang dirancang untuk menghasilkan profesional pertanian yang kompeten dan berkarakter. Praktek lapangan di berbagai lokasi pertanian strategis, seminar dengan praktisi industri, dan proyek penelitian mandiri telah membentuk mereka menjadi individu yang siap berkontribusi di dunia nyata.
Pengalaman pembelajaran di Laboratorium Pertanian Universitas Muhammadiyah Kendari, yang dilengkapi dengan peralatan modern, telah memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk mengaplikasikan teori dalam praktek nyata. Mereka telah belajar tentang penggunaan teknologi pertanian presisi, hidroponik, sistem irigasi modern, dan berbagai teknik budidaya tanaman yang inovatif.
Selain aspek akademik, mahasiswa juga mendapatkan pembelajaran tentang nilai-nilai Muhammadiyah seperti integritas, kerja keras, dan dedikasi untuk kemajuan masyarakat. Filosofi “Amal Usaha” yang menjadi ciri khas Muhammadiyah telah ditanamkan dalam diri para lulusan, sehingga mereka tidak hanya berpikir tentang keuntungan pribadi, tetapi juga kontribusi sosial.
Rektor Ali Mahmud menekankan bahwa wisuda perdana ini adalah awal dari perjalanan panjang. “Bagi para wisudawan, ini adalah akhir dari fase pendidikan formal, tetapi awal dari pembelajaran seumur hidup. Dunia pertanian terus berubah dengan munculnya teknologi baru, perubahan iklim, dan dinamika pasar. Oleh karena itu, kami mengajak para alumni untuk terus mengikuti perkembangan zaman dan tidak pernah berhenti belajar,” pesannya.
Acara wisuda dipuncaki dengan pengambilan sumpah/janji profesi bagi para lulusan Program Studi Sarjana Agroteknologi. Mereka bersumpah untuk menggunakan ilmu dan keahlian mereka untuk kemajuan pertanian Indonesia, dan berkomitmen untuk menjunjung tinggi etika profesional.
Dengan pelepasan 134 mahasiswa pertama ini, Universitas Muhammadiyah Kendari memasuki fase baru dalam pengembangan akademiknya. Fakultas Agroteknologi, yang merupakan salah satu unggulan universitas, diharapkan terus berkembang dan menghasilkan lebih banyak lulusan berkualitas di tahun-tahun mendatang.
Rencana pengembangan untuk tahun-tahun ke depan mencakup penambahan laboratorium, pembukaan program magister, dan peningkatan kerjasama dengan universitas internasional. Upaya-upaya ini bertujuan untuk meningkatkan reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari dan memastikan bahwa lulusan yang dihasilkan selalu relevan dengan kebutuhan pasar kerja global.
Wisuda perdana Fakultas Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Kendari pada 21 April 2026 ini tidak hanya sekadar acara seremonial, tetapi merupakan milestone penting bagi institusi pendidikan swasta di Kendari. Melalui 134 lulusan berkualitas ini, universitas telah membuktikan komitmennya dalam menghasilkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi pembangunan pertanian nasional dan regional. Para lulusan ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan kemajuan ke daerah-daerah, khususnya di Sulawesi Tenggara.
—
Penulis: Redaksi Kampus | Kendari, 21 April 2026