Kendari – Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Kendari, khususnya dari Fakultas Agroteknologi. Dalam acara Festival Olahraga dan Seni Budaya Tingkat Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan pada 10–15 April 2026 di Kompleks Stadion Mandala Kendari, delegasi dari kampus pedesaan tersebut berhasil meraih tiga medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu dalam berbagai kategori.
Pencapaian mengesankan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Agroteknologi Unismuh Kendari tidak hanya unggul dalam bidang akademik, melainkan juga memiliki kompetensi tinggi dalam ranah olahraga dan seni budaya. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari visi kampus untuk mengembangkan mahasiswa yang holistik dan berdaya saing nasional.
Perjalanan Menuju Prestasi
Persiapan menjelang festival dimulai sejak tiga bulan sebelumnya. Tim persiapan dari Fakultas Agroteknologi, yang diketuai oleh Dr. Ir. Hamdani, M.Sc., melakukan seleksi ketat terhadap 87 mahasiswa dari berbagai angkatan dan program studi untuk mengikuti kejuaraan bergengsi ini. Proses seleksi mencakup tes fisik, kemampuan teknis, dan evaluasi seni yang komprehensif.
“Kami memilih atlet dan seniman terbaik dari 1.200 mahasiswa yang ada di Fakultas Agroteknologi. Setiap individu yang terpilih harus menunjukkan dedikasi tinggi dan komitmen untuk merepresentasikan kampus dengan sebaik-baiknya,” ujar Dr. Ir. Hamdani dalam wawancara di kantor dekanat, Rabu (16 April 2026).
Latihan intensif dilakukan setiap hari dengan didampingi oleh pelatih profesional yang didatangkan dari Makassar dan Manado. Fasilitas latihan disediakan di lapangan olahraga Unismuh Kendari yang terletak di jalan Sultan Hasanuddin, dengan dukungan penuh dari pihak rektorat. Biaya pelatihan dan persiapan sebesar Rp 145 juta bersumber dari dana pembinaan olahraga fakultas dan kontribusi dari alumni yang tergabung dalam ikatan alumni Unismuh Kendari.
Medali Emas di Tiga Cabang Olahraga
Pencapaian puncak dimulai ketika tim bola voli putri Unismuh Kendari berhasil menjadi juara umum dalam kategori perguruan tinggi. Tim yang beranggotakan sepuluh pemain, dipimpin oleh kapten Siti Nurhaliza mahasiswa semester enam Program Studi Agribisnis, menunjukkan permainan yang solid dan taktis. Dalam pertandingan final melawan Universitas Haluoleo pada Minggu (13 April), tim ini menang dengan skor 3-1 setelah bermain selama 2 jam 15 menit.
“Ini adalah hasil dari kerja keras selama tiga bulan. Kami latihan setiap hari, bahkan saat kondisi cuaca tidak mendukung. Setiap pemain memahami perannya dan siap memberikan yang terbaik untuk Unismuh Kendari,” kata Siti Nurhaliza dengan kebanggaan yang terpancar dari wajahnya.
Medali emas kedua diraih dalam cabang lari maraton 42 kilometer putra. Rifki Hermawan, mahasiswa semester empat Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, berhasil menyelesaikan rute dengan waktu 3 jam 22 menit 18 detik, mengalahkan pesaing terdekatnya dari Universitas Negeri Sulawesi Tenggara yang tertinggal 45 detik. Prestasi ini memecahkan rekor track event untuk kategori maraton di level regional Sulawesi Tenggara sejak 2019.
“Saya tidak menyangka bisa menang. Di kilometer ke-30, saya sempat kelelahan, tetapi saya mengingat doa ibu saya dan dukungan teman-teman Fakultas Agroteknologi yang memberi semangat di garis finish. Itu yang membuat saya terus maju,” ujar Rifki Hermawan dengan mata yang berkaca-kaca.
Prestasi ketiga diraih dalam kategori seni budaya tari tradisional. Grup tari “Cengkih Warisan Nusantara” yang terdiri dari 15 mahasiswi Fakultas Agroteknologi berhasil memenangkan kategori tari kontemporer yang menggabungkan unsur tari Tolaki tradisional dengan interpretasi modern. Koreografi yang ditampilkan mengangkat tema “Keberlanjutan Lingkungan dan Kearifan Lokal” dan mendapat apresiasi tinggi dari juri internasional yang terdiri dari praktisi seni dari Jakarta, Yogyakarta, dan Bali.
Koordinator grup tari, Dwi Rahmawati, menjelaskan filosofi di balik karya mereka. “Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa agroteknologi tidak hanya paham tentang tanaman dan pertanian, tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap pelestarian budaya dan lingkungan. Tari yang kami bawakan menceritakan tentang seorang petani yang bijaksana dalam mengelola sumber daya alam sambil melestarikan tradisi nenek moyangnya,” jelasnya.
Dukungan Penuh dari Institusi
Kesuksesan ini tidak terlepas dari dukungan penuh institusi Unismuh Kendari. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. Muhammad Yusran, S.T., M.T., menekankan komitmen kampusnya terhadap pengembangan mahasiswa yang integral.
“Universitas Muhammadiyah Kendari percaya bahwa pendidikan bukan hanya terbatas pada transfer pengetahuan akademik semata, melainkan juga pengembangan karakter, keterampilan, dan bakat mahasiswa di berbagai bidang. Prestasi yang diraih oleh Fakultas Agroteknologi ini adalah bukti bahwa investasi kami dalam infrastruktur olahraga dan seni budaya memberikan hasil nyata,” ujar Prof. Muhammad Yusran dalam konferensi pers di aula rektorat, Kamis (16 April 2026).
Rektor juga mengumumkan bahwa universitas akan menambah alokasi dana untuk pembinaan olahraga dan seni budaya pada tahun akademik 2026–2027, dari Rp 500 juta menjadi Rp 750 juta. Peningkatan ini akan digunakan untuk merekrut pelatih bersertifikat internasional, memperbaiki fasilitas latihan, dan mengikutsertakan lebih banyak mahasiswa dalam kompetisi regional maupun nasional.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Yusnia Hartanti, M.Si., juga memberikan apresiasi khusus kepada mahasiswa dan dosen pembimbing. “Pencapaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Unismuh Kendari memiliki potensi yang sangat besar. Kami akan terus mendorong dan mendukung mereka untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di tingkat nasional dan internasional,” katanya.
Dukungan dari Civitas Akademika
Keberhasilan delegasi Fakultas Agroteknologi juga didukung oleh semangat tinggi dari seluruh civitas akademika Unismuh Kendari. Ribuan mahasiswa lainnya turut hadir sebagai penonton dan pendukung di berbagai venue pertandingan. Mereka membawa bendera kampus, meneriakkan yel-yel semangat, dan menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh antusiasme.
Dekan Fakultas Agroteknologi, Dr. Ir. Hamdani, M.Sc., mengungkapkan bahwa dukungan moral dari sesama mahasiswa menjadi kekuatan tambahan bagi atlet dan seniman yang bertanding. “Ketika kami mendengar teriakan dukungan dari ribuan teman mahasiswa kami, itu memberikan energi ekstra. Setiap mahasiswa yang bertanding merasa tidak sendirian, tetapi membawa misi bersama untuk menunjukkan keunggulan Unismuh Kendari,” ujarnya.
Pesan untuk Mahasiswa Lainnya
Keberhasilan Fakultas Agroteknologi juga diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dari fakultas lain untuk aktif dalam berbagai kompetisi dan kegiatan seni budaya. Pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa Unismuh Kendari, Ahmad Surya Putra, mengajak seluruh mahasiswa untuk tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mengembangkan minat dan bakat mereka.
“Prestasi yang diraih teman-teman kita dari Fakultas Agroteknologi ini membuktikan bahwa mahasiswa Unismuh Kendari memiliki kompetensi yang tidak kalah dengan mahasiswa dari universitas lain. Saya mengajak semua mahasiswa di fakultas manapun untuk berani mengikuti kompetisi dan tidak takut untuk bersaing,” tuturnya.
Rencana Ke Depan
Menyambut pencapaian ini, pihak kampus sudah merencanakan langkah-langkah strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi. Pertama, akan dibentuk pusat pelatihan olahraga dan seni budaya yang bersifat permanen dengan fasilitator profesional. Kedua, Unismuh Kendari akan mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk penyelenggaraan Festival Olahraga dan Seni Budaya Tingkat Sulawesi Tenggara pada tahun 2027. Ketiga, kampus akan memfasilitasi mahasiswa yang berprestasi untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional, khususnya dalam kejuaraan mahasiswa nasional yang diselenggarakan oleh Kemenristek Dikti.
“Kami optimis bahwa prestasi ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju pencapaian yang lebih besar lagi. Target kami adalah agar pada lima tahun ke depan, Unismuh Kendari dapat menempatkan minimal 10 medali emas dalam kompetisi tingkat nasional,” kata Prof. Muhammad Yusran.
Kesimpulan
Prestasi yang diraih mahasiswa Fakultas Agroteknologi Unismuh Kendari dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya Tingkat Sulawesi Tenggara merupakan bukti nyata dari komitmen institusi dalam mengembangkan mahasiswa yang holistik. Tiga medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu yang diraih menunjukkan bahwa mahasiswa kampus ini tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam olahraga dan seni budaya.
Pencapaian ini menjadi titik awal bagi Unismuh Kendari untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembinaan dalam berbagai aspek pengembangan mahasiswa. Dengan dukungan penuh dari institusi, dosen, dan sesama mahasiswa, tidak meragukan lagi bahwa mahasiswa Unismuh Kendari akan terus meraih prestasi yang lebih gemilang di masa depan.
Kiranya semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh mahasiswa Fakultas Agroteknologi ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Indonesia untuk terus mengembangkan potensi diri mereka di berbagai bidang, dan membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia adalah aset berharga bagi pembangunan bangsa.
—
Penulis: Tim Jurnalistik Kampus
Redaktur: Bagian Hubungan Masyarakat Unismuh Kendari
Terbit: 16 April 2026